Daftar Isi
Apple kembali menarik perhatian pasar tablet premium lewat kehadiran iPad Pro dengan chip M5. Tak butuh waktu lama, perangkat ini langsung dibandingkan dengan pendahulunya yang mengandalkan chip M4. Pertanyaan yang mengemuka pun sederhana namun krusial: seberapa besar peningkatan performa yang ditawarkan M5 dibanding M4?
Uji performa menjadi tolok ukur utama untuk menjawab rasa penasaran tersebut, terutama bagi pengguna profesional yang mengandalkan iPad Pro untuk pekerjaan berat seperti desain grafis, video editing, hingga komputasi data.
Evolusi Apple Silicon di iPad
Sejak Apple memperkenalkan lini chip seri M ke iPad Pro, batas antara tablet dan laptop kian kabur. Chip M4 sebelumnya sudah dianggap sangat bertenaga untuk ukuran tablet. Namun, M5 hadir membawa arsitektur yang lebih matang dan optimal.
Perubahan ini bukan sekadar peningkatan angka di atas kertas, melainkan upaya Apple menjaga dominasi performa sekaligus efisiensi daya di perangkat mobile kelas atas.
Metodologi Uji Performa
Pengujian dilakukan melalui sejumlah benchmark sintetis dan simulasi penggunaan nyata. Fokus utama mencakup performa CPU, GPU, kemampuan multitasking, serta efisiensi daya. Selain itu, pengujian juga mencermati responsivitas sistem saat menjalankan aplikasi profesional dan game grafis tinggi.
Pendekatan ini penting untuk memberikan gambaran utuh, bukan hanya skor benchmark semata.
Performa CPU: M5 Lebih Gesit
Hasil pengujian menunjukkan chip M5 unggul dalam performa CPU dibanding M4. Peningkatan ini terlihat jelas pada tugas single-core maupun multi-core. Aplikasi berat seperti rendering 3D dan kompresi file besar dapat diselesaikan lebih cepat.
Dalam skenario multitasking ekstrem, M5 juga terasa lebih stabil. Perpindahan antar aplikasi berlangsung mulus tanpa jeda berarti, menandakan peningkatan manajemen resource yang signifikan.
GPU dan Kinerja Grafis
Sektor grafis menjadi salah satu keunggulan utama M5. Uji GPU memperlihatkan peningkatan frame rate yang konsisten, terutama pada aplikasi desain dan game dengan visual kompleks. Efek pencahayaan, bayangan, dan animasi berjalan lebih halus dibanding generasi sebelumnya.
Bagi kreator konten dan ilustrator digital, peningkatan ini berdampak langsung pada kenyamanan kerja, terutama saat menggunakan kanvas resolusi tinggi dan layer yang kompleks.
Kinerja AI dan Machine Learning
Chip M5 juga membawa peningkatan pada pemrosesan AI dan machine learning. Tugas seperti pengenalan gambar, pemrosesan video berbasis AI, hingga fitur cerdas di aplikasi produktivitas berjalan lebih cepat dan responsif.
Meski M4 sudah cukup mumpuni, M5 menawarkan waktu proses yang lebih singkat, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang bergantung pada fitur berbasis kecerdasan buatan.
Efisiensi Daya dan Manajemen Panas
Selain kencang, efisiensi daya menjadi faktor penting. Hasil uji menunjukkan M5 mampu mempertahankan performa tinggi tanpa konsumsi daya berlebihan. Dalam penggunaan intensif, daya tahan baterai relatif stabil dan tidak jauh berbeda dengan M4, meski performanya meningkat.
Manajemen panas juga terasa lebih baik. iPad Pro dengan M5 cenderung lebih dingin saat menjalankan tugas berat dalam waktu lama, mengurangi risiko throttling.
Pengalaman Penggunaan Nyata
Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaan performa antara M5 dan M4 memang terasa, meski tidak selalu dramatis untuk aktivitas ringan. Namun, saat digunakan untuk pekerjaan profesional, keunggulan M5 menjadi lebih nyata.
Proses ekspor video lebih cepat, manipulasi grafis terasa ringan, dan respons sistem tetap konsisten meski beban kerja tinggi.
Apakah Perlu Upgrade dari M4?
Pertanyaan ini sangat bergantung pada kebutuhan pengguna. Bagi pemilik iPad Pro M4 yang menggunakan perangkat untuk aktivitas standar, peningkatan ke M5 mungkin tidak mendesak. Namun, bagi profesional kreatif atau pengguna yang membutuhkan performa maksimal, M5 menawarkan nilai tambah yang jelas.
Perbedaan performa ini juga menjadi investasi jangka panjang, mengingat dukungan sistem dan aplikasi ke depan akan semakin menuntut kemampuan hardware yang lebih tinggi.
Posisi iPad Pro di Pasar Tablet
Dengan chip M5, iPad Pro semakin mengukuhkan posisinya sebagai tablet dengan performa kelas laptop. Apple tampak serius menjadikan iPad Pro sebagai perangkat utama, bukan sekadar pelengkap.
Langkah ini juga mempertegas arah pasar tablet premium yang kini menitikberatkan pada performa, bukan hanya desain dan portabilitas.
Kesimpulan
Uji performa iPad Pro M5 vs M4 menunjukkan bahwa M5 memang lebih kencang, terutama dalam hal CPU, GPU, dan pemrosesan AI. Peningkatan ini dibarengi efisiensi daya dan manajemen panas yang lebih baik.
Meski M4 masih sangat layak digunakan, M5 menawarkan performa ekstra yang relevan bagi pengguna profesional. Pada akhirnya, pilihan bergantung pada kebutuhan dan intensitas penggunaan, namun satu hal jelas: iPad Pro dengan M5 menetapkan standar baru untuk tablet premium.
