Daftar Isi
Ubisoft memberikan petunjuk penting tentang rencana ekspansi lintas platform untuk Assassin’s Creed Shadows, game open-world terbaru dari franchise legendaris mereka. CEO Ubisoft, Yves Guillemot, menyampaikan pernyataan tersebut dalam laporan keuangan kuartalan terbaru mereka.
Dugaan Versi Switch 2 Muncul di Situs Rating Game
Spekulasi semakin kuat setelah muncul daftar dari lembaga rating PEGI yang menunjukkan kemungkinan kehadiran Shadows di platform baru, meski belum secara eksplisit disebut sebagai Switch 2. Ubisoft sendiri belum memberikan konfirmasi, namun jejak digital di situs rating tersebut memberi sinyal kuat bahwa adaptasi untuk konsol baru sedang dikerjakan.
Ini menjadi bukti bahwa pengembang besar kini mulai melirik konsol generasi terbaru Nintendo untuk peluncuran game AAA mereka.
Performa Assassin’s Creed Shadows Sejak Rilis
Assassin’s Creed Shadows pertama kali dirilis pada 20 Maret 2025 setelah mengalami beberapa penundaan demi penyempurnaan.
Dalam waktu singkat, game ini telah dimainkan oleh lebih dari 5 juta pemain di seluruh dunia. Ubisoft menyatakan bahwa sejauh ini performanya “sesuai dengan ekspektasi,” meski belum disebutkan apakah target penjualan telah tercapai sepenuhnya.
Ekspansi Claws of Awaji yang direncanakan rilis Oktober mendatang akan menambahkan wilayah baru, musuh yang lebih menantang, dan alur cerita lanjutan yang menjanjikan pengalaman lebih mendalam bagi para pemain.
Strategi Multi-Platform Ubisoft
Ubisoft dikenal sebagai publisher yang agresif dalam ekspansi lintas platform, dan komentar terbaru dari CEO-nya menandakan kelanjutan dari strategi tersebut.
Langkah ini juga sejalan dengan tren industri, di mana pengembang besar semakin banyak yang merilis game mereka secara serentak di berbagai platform demi menjangkau lebih banyak pemain. Apalagi, komunitas Nintendo terkenal loyal, dan menghadirkan Assassin’s Creed dengan kualitas setara konsol lain akan menjadi gebrakan besar.
Kabar Lain: CEO Baru di Internal Ubisoft
Di tengah kabar mengenai perluasan Shadows, Ubisoft juga mengumumkan perubahan besar di jajaran manajemen. Charlie Guillemot, putra dari Yves Guillemot, akan menjadi co-CEO dari perusahaan baru yang dibentuk untuk mengelola franchise utama Ubisoft.
Langkah ini sempat menimbulkan kekhawatiran publik mengenai praktik nepotisme. Namun, Charlie memberikan pernyataan tegas untuk menanggapi isu tersebut.
“Ya, saya anak dari Yves. Itu bukan sesuatu yang saya sembunyikan. Tapi penunjukan saya bukan semata karena hubungan keluarga; ini tentang apa yang dibutuhkan Ubisoft saat ini,” ujar Charlie.
Charlie sendiri bukan sosok asing di industri game.
Apa yang Diharapkan dari Versi Switch 2?
Meskipun Nintendo belum mengumumkan detail resmi mengenai Switch 2, bocoran dari berbagai sumber menyebutkan bahwa konsol ini akan memiliki spesifikasi lebih tinggi dari Switch generasi pertama. Daya pemrosesan yang lebih baik, grafis yang mendukung ray tracing, serta dukungan penuh untuk engine modern seperti Unreal Engine 5 disebut-sebut akan menjadi fitur andalan.
Kesimpulan: Masa Depan Assassin’s Creed Semakin Terbuka
Ubisoft tampaknya tidak puas hanya merilis Assassin’s Creed Shadows di tiga platform utama. Dengan menggoda kehadiran versi baru untuk konsol lain, mereka menunjukkan komitmen untuk menjangkau pemain di mana pun berada. Meskipun belum ada konfirmasi resmi tentang Switch 2, semua tanda mengarah ke sana. Apalagi dengan semakin dekatnya tanggal rilis Star Wars Outlaws di konsol tersebut, peluang untuk Shadows ikut hadir semakin besar.

0 Comments