Daftar Isi
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) selalu berhasil menarik perhatian gamer lewat peluncuran hero baru di setiap musimnya. Pada musim ke-38 bertema Abyss Reborn, Moonton memperkenalkan Obsidia, hero marksman spesialis gold laner yang akhirnya resmi masuk ke original server sebagai hero ke-129, setelah sebelumnya hanya tersedia di advance server.
Sebagai marksman, Obsidia menawarkan kombinasi damage besar, efek crowd control, dan kemampuan menekan lawan di jalur emas. Namun, di balik kekuatannya, ia tetap memiliki celah yang bisa dimanfaatkan lawan. Berikut ulasan lengkap mengenai skill Obsidia dan lima hero terbaik untuk meng-counter-nya.
Profil Obsidia: Marksman Baru yang Mematikan
Obsidia hadir dengan skill set yang membuatnya menjadi ancaman serius di lane maupun saat team fight:
- Return to Bone (Skill Pasif)
Memberikan tambahan damage setiap kali basic attack mengenai target. - Phantom Shadowmeld
Meningkatkan movement speed dan memberikan fleksibilitas dalam positioning. - Hunt of Bone (Ultimate)
Skill pamungkas yang mampu memberikan efek stun sekaligus membuat lawan tidak bisa mengaktifkan skill selama 3 detik.
Kombinasi ini membuat Obsidia efektif melawan hero-hero lincah dengan kemampuan blink, seperti Benedetta dan Harith. Meski begitu, ada sejumlah counter hero yang bisa meredam dominasinya.
1. Saber: Assassin Pemangsa Marksman
Saber sudah lama dikenal sebagai mimpi buruk para marksman sejak debutnya pada 2016. Dengan skill Triple Sweep, ia dapat memberikan burst damage besar sekaligus efek airborne yang membuat lawan tidak berdaya.
Bagi Obsidia, skill ini menjadi ancaman besar karena ia tidak memiliki mekanisme kabur yang memadai. Walaupun skill Phantom Shadowmeld bisa menambah kecepatan gerak, tetap saja tak cukup untuk lolos dari sergapan Saber.
Tips bermain Saber:
- Manfaatkan semak-semak untuk melakukan penyergapan.
- Eksekusi Obsidia dengan kombo cepat agar ia tak sempat membalas serangan.
2. Joy: Lincah dan Sulit Ditangkap
Alternatif lain untuk mengatasi Obsidia adalah Joy, hero assassin jungler yang debut pada 2022. Dengan skill Meow, Rhythm of Joy!, Joy dapat melakukan dash beruntun sehingga sulit terkena serangan.
Selain itu, skill ultimate berbasis area miliknya mampu menghancurkan hero tipis seperti Obsidia dengan mudah. Karena serangan Obsidia cenderung single target, Joy punya keunggulan besar dalam duel.
Tips bermain Joy:
- Perhatikan timing saat melakukan dash agar serangan tidak meleset.
- Gunakan ultimate pada momen team fight untuk memaksimalkan AOE damage.
3. Belerick: Tank Pemantul Damage
Bagi pemain roamer, Belerick bisa menjadi solusi efektif menghadapi Obsidia. Dirilis pada 2018, ia punya durability tinggi dan skill pasif Deadly Thorns yang memantulkan sebagian damage ke lawan.
Karena Obsidia sangat mengandalkan basic attack untuk mengaktifkan skill pasifnya, Belerick justru bisa menjadikannya bumerang. Dengan kombinasi Deadly Thorns dan spell Vengeance, damage yang diterima Obsidia bisa berbalik melukainya sendiri.
Tips bermain Belerick:
- Posisikan diri di garis depan untuk menahan serangan Obsidia.
- Gunakan spell Vengeance saat Obsidia menyerang terus-menerus.
4. Guinevere: Kombo CC yang Membungkam
Hero fighter-mage Guinevere juga termasuk counter alami bagi Obsidia. Dengan skill Spatial Migration, ia dapat memberikan efek crowd control selama satu detik. Saat dikombinasikan dengan ultimate Violet Requiem, Obsidia akan kembali terkena CC tambahan.
Kombo ini mampu membuat Obsidia lumpuh total sebelum sempat menggunakan ultimate-nya sendiri.
Tips bermain Guinevere:
- Tunggu momen yang tepat untuk mengaktifkan skill.
- Pastikan ada follow-up dari tim agar damage maksimal.
5. Fanny: Eksekutor Cepat dan Lincah
Dikenal sebagai salah satu hero tersulit, Fanny punya potensi besar untuk mengeksekusi Obsidia dalam sekali serangan. Dengan skill Steel Cable, ia bisa masuk ke lini belakang dengan cepat dan mengincar marksman rapuh seperti Obsidia.
Karena Obsidia tidak memiliki skill escape sejati, ia akan kesulitan menghadapi kelincahan Fanny.
Tips bermain Fanny:
- Kuasai penggunaan Steel Cable agar pergerakan lebih presisi.
- Serang dari sisi tak terduga untuk meminimalkan risiko dibalikkan.
Strategi Tambahan Menghadapi Obsidia
Selain memilih hero counter, ada beberapa strategi penting agar tim tidak kewalahan melawan Obsidia:
- Fokus pada positioning. Jangan biarkan Obsidia menyerang bebas dari backline.
- Ganggu farming-nya. Obsidia butuh item untuk tampil optimal, jadi cegah ia berkembang sejak early game.
- Koordinasi team fight. Hero counter akan lebih efektif jika mendapat dukungan tim.
Penutup
Obsidia hadir sebagai marksman baru yang kuat dan menantang. Dengan skill set mematikan, ia bisa jadi ancaman serius dalam pertandingan. Namun, kekuatannya bukan berarti tak bisa diatasi.
Menggunakan hero seperti Saber, Joy, Belerick, Guinevere, dan Fanny bisa menjadi solusi efektif untuk mengendalikan Obsidia. Meski begitu, kemenangan tetap bergantung pada koordinasi, komunikasi, dan strategi tim.
Dengan memahami mekanisme serangan Obsidia dan memanfaatkan counter hero yang tepat, kamu bisa memastikan ia tidak mendominasi pertandingan.



