Persaingan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) memasuki Season 41 dengan perubahan meta yang membuat fase draft semakin menentukan. Bukan hanya kemampuan mekanik pemain yang menjadi perhatian, pemilihan hero dan keputusan ban juga bisa menentukan arah pertandingan sejak menit pertama.
Berdasarkan data statistik ranked terbaru pada Season 41 Patch 2.1.95a, sejumlah hero memiliki ban rate sangat tinggi. Beberapa bahkan diblokir dalam lebih dari separuh pertandingan yang tersedia untuk draft. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hero-hero tersebut dianggap mampu memberikan pengaruh besar jika dibiarkan masuk ke Land of Dawn.
Data terbaru menunjukkan Hirara, Eudora, Belerick, Paquito, dan Gloo berada di antara target ban paling tinggi. Namun, daftar tersebut masih berlanjut dengan beberapa nama lain yang juga cukup sering dihapus dari pilihan pemain.
1. Hirara
Hirara menjadi salah satu hero yang paling ditakuti pada Season 41. Data terbaru menempatkannya dengan ban rate sekitar 62,93 persen di seluruh rank.
Angka tersebut membuat Hirara menjadi salah satu prioritas utama dalam fase draft. Sebagai hero yang beroperasi di posisi jungler, kehadirannya dapat memberikan tekanan besar terhadap lini belakang lawan.
Mobilitas dan kemampuan memberikan tekanan sejak fase awal membuat Hirara sulit dibiarkan begitu saja. Tidak mengherankan apabila pemain memilih menghapusnya terlebih dahulu daripada memberikan kesempatan kepada lawan untuk menggunakannya.
2. Eudora
Di posisi berikutnya ada Eudora dengan ban rate sekitar 62,17 persen. Mage ini menjadi salah satu ancaman terbesar di mid lane.
Eudora dikenal karena kemampuan burst damage yang dapat menghabisi hero dengan pertahanan rendah dalam waktu singkat. Situasi semakin berbahaya ketika Eudora memperoleh ruang untuk melakukan rotasi dan memanfaatkan semak sebagai lokasi penyergapan.
Data meta Season 41 juga menempatkan Eudora sebagai hero dengan ban rate tertinggi di antara mage mid lane. Karena itu, kehadirannya dalam fase draft sering menjadi pertimbangan serius bagi kedua tim.
3. Belerick
Belerick menjadi salah satu tank paling menyebalkan pada Season 41. Ban rate-nya mencapai sekitar 61,38 persen dalam data terbaru.
Kekuatan Belerick tidak hanya berasal dari daya tahannya. Hero ini juga mampu menghukum lawan yang terlalu mengandalkan basic attack. Kemampuan tersebut membuatnya sangat berbahaya ketika berhadapan dengan komposisi tim yang menggunakan marksman sebagai sumber damage utama.
Dengan kemampuan bertahan dan mengganggu posisi lawan, Belerick menjadi pilihan yang sering dihapus sebelum pertandingan dimulai. Bahkan, ia tercatat sebagai salah satu hero dengan ban rate tertinggi di posisi roamer.
4. Paquito
Nama Paquito masih bertahan dalam daftar hero yang sering terkena ban. Ban rate-nya berada di kisaran 52,07 persen pada data Season 41 terbaru.
Hero fighter ini terkenal dengan kemampuan kombinasi skill yang cepat. Paquito dapat memberikan tekanan kuat di EXP Lane dan memiliki kemampuan untuk masuk serta keluar dari pertarungan dengan relatif cepat.
Dalam kondisi pemain yang menguasai mekaniknya, Paquito bisa menjadi ancaman besar dalam duel maupun team fight. Karena itu, sebagian pemain memilih tidak mengambil risiko dengan membiarkannya tersedia untuk lawan.
5. Gloo
Gloo mencatat ban rate sekitar 48,40 persen. Angka ini memperlihatkan bahwa hero tank tersebut masih menjadi salah satu ancaman utama dalam meta Season 41.
Keunggulan Gloo terletak pada kemampuan bertahan dan mengganggu posisi lawan. Ia dapat membuat team fight menjadi kacau, terutama ketika berhasil menempel pada target yang menjadi pusat strategi lawan.
Gloo juga masuk dalam daftar prioritas ban yang sering disebut dalam analisis meta Season 41. Kombinasi daya tahan dan kemampuan mengacaukan formasi membuat hero ini sulit diabaikan.
6. Estes
Berikutnya terdapat Estes dengan ban rate sekitar 38,53 persen.
Sebagai support, Estes memiliki fungsi utama menjaga keberlangsungan tim melalui kemampuan pemulihan HP. Dalam pertandingan yang mengandalkan team fight panjang, kemampuan tersebut dapat mengubah hasil pertarungan.
Estes menjadi semakin menyulitkan ketika tim mampu melindunginya dengan baik. Lawan yang kesulitan menembus garis depan akan menghadapi masalah karena HP anggota tim Estes dapat terus dipulihkan.
Data Season 41 juga menempatkan Estes sebagai salah satu hero S-Tier dengan performa kemenangan yang tinggi.
7. Marcel
Marcel memiliki ban rate sekitar 37,03 persen berdasarkan data ranked terbaru.
Menariknya, Marcel juga mencatat win rate yang sangat tinggi, sekitar 58 persen. Artinya, meski tingkat pemilihannya tidak sebesar beberapa hero populer, keberadaannya tetap dianggap berbahaya dalam pertandingan.
Kombinasi antara win rate tinggi dan ban rate yang signifikan membuat Marcel menjadi salah satu hero yang patut diperhatikan ketika memasuki fase draft. Tim lawan tentu tidak ingin memberikan pilihan kuat kepada pemain yang sudah menguasai hero tersebut.
8. Sun
Hero fighter Sun juga masuk dalam daftar dengan ban rate sekitar 32,46 persen.
Kekuatan utama Sun terletak pada kemampuan menghasilkan clone yang dapat digunakan untuk memberikan tekanan terhadap lawan. Dalam kondisi tertentu, kehadiran clone membuat lawan kesulitan menentukan target yang sebenarnya.
Strategi split push juga membuat Sun berbahaya ketika pertandingan memasuki fase pertengahan hingga akhir. Lawan harus membagi perhatian antara menghadapi Sun dan mengamankan objektif utama.
Karena karakteristik tersebut, Sun tetap menjadi salah satu pilihan yang cukup sering dihapus dari draft Season 41.
9. Melissa
Melissa memiliki ban rate sekitar 25,11 persen. Marksman ini masih menjadi salah satu pilihan yang diperhitungkan dalam meta Season 41.
Kemampuan Melissa membuatnya cukup kuat ketika berhadapan dengan hero yang mencoba masuk ke area pertahanannya. Ia juga memiliki potensi damage besar apabila mendapatkan ruang untuk melakukan farming dan mengembangkan item.
Dengan win rate yang berada di atas rata-rata, Melissa menjadi hero yang dapat memberikan ancaman serius di Gold Lane. Tidak mengherankan jika sebagian pemain memilih melakukan ban ketika tidak ingin menghadapi marksman tersebut.
10. Miya
Posisi terakhir ditempati Miya dengan ban rate sekitar 22,10 persen.
Miya memiliki popularitas tinggi di kalangan pemain ranked dan tercatat sebagai salah satu hero dengan pick rate tertinggi pada data terbaru. Meskipun ban rate-nya tidak mendekati Hirara atau Eudora, frekuensi pemilihannya membuat Miya tetap relevan dalam pembahasan meta.
Kemampuan memberikan damage besar pada fase akhir pertandingan menjadi alasan utama Miya tetap diperhitungkan. Jika mendapatkan perlindungan yang cukup dari rekan setim, ia dapat menjadi sumber damage yang sulit dihentikan.
Ban Rate Jadi Gambaran Meta
Tingginya ban rate tidak selalu berarti sebuah hero merupakan karakter dengan win rate tertinggi. Ban rate lebih menggambarkan seberapa besar pemain menganggap sebuah hero dapat mengganggu strategi mereka jika dibiarkan tersedia.
Pada Season 41, misalnya, Hirara dan Eudora memiliki ban rate sangat tinggi, sementara Belerick juga menjadi ancaman besar bagi komposisi tertentu. Di sisi lain, beberapa hero dengan win rate tinggi belum tentu mendapatkan ban sebanyak itu karena tingkat penggunaannya berbeda.
Karena itu, pemain sebaiknya tidak hanya melihat satu statistik ketika menentukan ban. Komposisi tim, hero yang dikuasai lawan, posisi lane, hingga strategi permainan juga perlu diperhitungkan.
Strategi Ban di Season 41
Bagi pemain yang ingin push rank, memahami daftar hero dengan ban rate tinggi dapat membantu mengambil keputusan lebih cepat saat draft.
Jika tim lawan memiliki pemain yang dikenal mahir menggunakan Hirara, Eudora, atau Belerick, melakukan ban terhadap hero tersebut bisa menjadi pilihan aman. Sebaliknya, jika hero tertentu memiliki counter yang sudah dikuasai tim, slot ban dapat digunakan untuk menghapus ancaman lain.
Pada akhirnya, draft pick merupakan bagian penting dari strategi Mobile Legends. Hero yang kuat belum tentu otomatis memenangkan pertandingan, tetapi memberikan hero meta kepada pemain yang tepat dapat membuat pertandingan jauh lebih sulit.
Dengan Season 41 yang terus berjalan, daftar ban rate juga masih bisa berubah mengikuti perkembangan patch, perubahan strategi pemain, dan pergeseran popularitas hero. Karena itu, pemain perlu memantau statistik terbaru sebelum menentukan prioritas ban pada setiap pertandingan.



