Google terus memperluas kemampuan Gemini dari sekadar chatbot menjadi asisten digital yang dapat membantu berbagai aktivitas sehari-hari. Salah satu kemampuan yang kini semakin diperkuat adalah mencari dan membandingkan barang untuk kebutuhan belanja.
Melalui fitur belanja di aplikasi Gemini, pengguna dapat menyampaikan kebutuhan menggunakan bahasa sehari-hari. Gemini kemudian dapat membantu menemukan produk yang sesuai, menampilkan informasi produk, membandingkan beberapa pilihan, hingga memberikan tautan menuju tempat pembelian.
Fitur ini membuat proses mencari barang tidak lagi harus dimulai dengan mengetik kata kunci pendek di mesin pencari.
Pengguna dapat menjelaskan kebutuhannya secara lebih detail, misalnya mencari laptop untuk kuliah dengan anggaran tertentu, koper kabin yang ringan, atau headphone dengan karakteristik tertentu.
Gemini kemudian menggunakan informasi dari Google Shopping Graph untuk membantu menyusun pilihan produk.
Belanja Cukup Lewat Percakapan
Perubahan paling terasa terletak pada cara pengguna berinteraksi.
Jika sebelumnya seseorang harus membuka beberapa marketplace, memasukkan kata kunci, mengatur filter, lalu membandingkan produk satu per satu, Gemini mencoba menyederhanakan proses tersebut melalui percakapan.
Pengguna cukup memberikan instruksi seperti, “Carikan laptop untuk kuliah dengan harga di bawah Rp8 juta.”
Gemini dapat menampilkan sejumlah pilihan beserta informasi penting yang relevan. Google menyebut fitur belanja di Gemini dapat menghadirkan produk secara visual, mengelompokkannya berdasarkan tema, membandingkan beberapa pilihan, serta memberikan tautan produk.
Dengan pola tersebut, pencarian produk menjadi lebih mirip berdiskusi dengan asisten belanja daripada melakukan pencarian menggunakan kata kunci konvensional.
Bisa Bandingkan Beberapa Produk
Tidak hanya mencari barang, Gemini juga dapat membantu pengguna membandingkan produk.
Misalnya, pengguna menemukan beberapa laptop dan ingin mengetahui mana yang memiliki bobot paling ringan. Atau seseorang ingin membandingkan dua headphone berdasarkan harga, spesifikasi, dan ulasan.
Pengguna dapat memilih beberapa produk dari hasil Gemini untuk kemudian meminta perbandingan lebih lanjut. Google menyediakan kemampuan untuk menambahkan produk yang dipilih ke percakapan berikutnya sehingga analisis dapat dilakukan berdasarkan barang yang benar-benar diminati.
Kemampuan tersebut dapat membantu pengguna mengurangi pekerjaan manual ketika harus membuka banyak halaman produk.
Alih-alih mencatat spesifikasi dari satu situs kemudian membandingkannya dengan produk lain, pengguna dapat meminta Gemini menyusun informasi yang dibutuhkan.
Namun, hasil AI tetap sebaiknya digunakan sebagai alat bantu awal. Untuk keputusan pembelian, informasi penting seperti spesifikasi resmi, garansi, ongkos kirim, kebijakan pengembalian, dan reputasi penjual tetap perlu diperiksa langsung.
Harga dan Ulasan Jadi Pertimbangan
Dalam pengalaman belanja berbasis AI yang diperkenalkan Google di Indonesia, Gemini dapat membantu pengguna menemukan informasi seperti harga, ulasan, stok, dan pilihan tempat membeli. Google menyatakan sistem tersebut memanfaatkan Shopping Graph untuk menyajikan data produk.
Kehadiran informasi tersebut penting karena harga bukan satu-satunya faktor dalam memilih barang.
Dua produk yang memiliki fungsi serupa bisa memiliki perbedaan dari sisi kualitas, material, fitur, rating pengguna, hingga layanan purnajual.
Gemini dapat membantu menyatukan sejumlah informasi tersebut dalam satu percakapan.
Pengguna juga dapat memberikan kriteria tambahan setelah melihat hasil pertama.
Misalnya, pencarian awal menghasilkan beberapa tas. Pengguna kemudian dapat meminta Gemini mencari opsi yang lebih ringan, memiliki kompartemen laptop, atau berada dalam kisaran harga tertentu.
Didukung Shopping Graph Google
Di balik fitur belanja Gemini terdapat Shopping Graph, sistem Google yang dirancang untuk memahami informasi produk dalam skala besar.
Google menjelaskan bahwa Shopping Graph mencakup lebih dari 50 miliar daftar produk, dengan sekitar 2 miliar daftar yang diperbarui setiap jam. Data tersebut mencakup berbagai informasi perdagangan seperti produk, harga, inventaris, dan ulasan.
Skala data tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam pengalaman belanja berbasis AI.
Dengan katalog yang terus diperbarui, Gemini dapat memiliki sumber informasi yang lebih luas ketika membantu pengguna menemukan barang.
Namun, informasi produk tetap dapat berubah. Harga, stok, promosi, dan ketersediaan barang dapat berubah sewaktu-waktu sehingga pengguna perlu memeriksa kondisi terbaru sebelum melakukan pembayaran.
Sudah Tersedia di Indonesia
Kehadiran fitur belanja Gemini juga relevan bagi pengguna Indonesia.
Google sebelumnya memperkenalkan pengalaman belanja berbasis AI di Indonesia dan menyebut negara ini sebagai salah satu pasar awal untuk pembaruan tersebut. Pengalaman belanja di Gemini tersedia bagi pengguna di Indonesia, meskipun Google mencatat peluncuran awalnya menggunakan bahasa Inggris.
Dokumentasi bantuan Google saat ini juga mencantumkan Indonesia sebagai salah satu negara yang mendukung fitur belanja Gemini. Fitur tersebut tersedia melalui aplikasi seluler Gemini, versi web Gemini, serta Gemini di Chrome.
Ada sejumlah persyaratan penggunaan. Google menyatakan pengguna harus berusia minimal 18 tahun, menggunakan akun Google pribadi, dan mengaktifkan pengaturan Simpan Aktivitas untuk mendapatkan bantuan belanja melalui Gemini.
Bisa Menemukan Tempat Membeli
Setelah pengguna menemukan barang yang diinginkan, Gemini juga dapat memberikan tautan menuju produk.
Kartu produk dapat menampilkan detail seperti deskripsi, ulasan, serta opsi pembelian. Pengguna kemudian dapat membuka informasi tersebut untuk melanjutkan proses pembelian.
Google juga mulai memperkenalkan kemampuan pembelian langsung melalui Gemini untuk penjual tertentu yang memenuhi syarat. Dalam kondisi tersebut, pengguna dapat memilih tombol pembelian dan melanjutkan proses checkout menggunakan Google Pay.
Meski demikian, kemampuan pembelian langsung memiliki batasan. Tidak semua produk atau penjual dapat menggunakan mekanisme tersebut.
Google juga memberikan pengecualian untuk sejumlah kategori produk yang membutuhkan verifikasi identitas atau memiliki persyaratan pengiriman khusus.
Dari Pencarian Menjadi Asisten Belanja
Kemampuan belanja Gemini menunjukkan perubahan yang lebih besar dalam cara Google mengembangkan mesin pencarian dan AI.
Pengguna tidak lagi hanya memasukkan kata kunci lalu mendapatkan daftar tautan. AI mulai berperan sebagai perantara yang memahami tujuan pencarian dan membantu mempersempit pilihan.
Konsep tersebut juga terlihat dalam pengembangan AI Mode di Google Search. Google memperluas kemampuan Search agar pengguna dapat menggunakan teks, gambar, file, video, maupun tab Chrome sebagai input pencarian.
Dalam konteks belanja, pendekatan ini memungkinkan pencarian produk menjadi lebih fleksibel.
Pengguna dapat menjelaskan apa yang dibutuhkan, menentukan anggaran, meminta perbandingan, lalu mempersempit pilihan melalui pertanyaan lanjutan.
Belanja Lebih Praktis, Tetap Perlu Teliti
Kehadiran Gemini sebagai asisten belanja tentu dapat menghemat waktu. Pengguna tidak harus selalu memulai dari banyak marketplace dan membandingkan semua informasi secara manual.
Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan kebiasaan memeriksa informasi.
AI bukan pengganti pemeriksaan langsung terhadap penjual. Pengguna tetap perlu memastikan harga terbaru, ketersediaan, spesifikasi, ongkos kirim, garansi, dan kebijakan pengembalian sebelum membeli.
Terlebih, rekomendasi AI dapat berubah berdasarkan cara pengguna memberikan instruksi dan informasi yang tersedia dalam sistem.
Karena itu, Gemini lebih tepat diposisikan sebagai asisten untuk mempercepat proses pencarian dan perbandingan, bukan sebagai satu-satunya sumber keputusan pembelian.
AI Mulai Masuk ke Aktivitas Belanja
Fitur baru Gemini memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan mulai masuk lebih jauh ke aktivitas sehari-hari.
Dari sekadar menjawab pertanyaan, Gemini kini dapat membantu pengguna mencari barang, menyaring pilihan, membandingkan produk, membaca informasi terkait, hingga mengarahkan pengguna ke tempat pembelian.
Perkembangan tersebut juga menjadi bagian dari tren agentic commerce, ketika AI tidak hanya membantu menemukan produk tetapi perlahan ikut menangani berbagai tahapan perjalanan belanja.
Google sendiri telah memperkenalkan Universal Cart yang dirancang untuk menghubungkan aktivitas belanja di berbagai layanan Google, termasuk Search dan Gemini.
Bagi konsumen, perubahan ini berarti proses menemukan barang berpotensi menjadi semakin sederhana. Sementara bagi industri ritel, kehadiran AI mengubah cara produk ditemukan dan dipertimbangkan oleh calon pembeli.
Gemini akhirnya bukan hanya menjadi tempat bertanya. Dengan kemampuan belanja yang semakin lengkap, chatbot Google tersebut mulai bergerak menjadi asisten pencarian barang sekaligus pendamping keputusan belanja.



